Catatan Nila

Kamis, Desember 18, 2008
Mengajar Bayi Membaca Dengan Menyenangkan (2)- Metode Glenn Doman
Kebiasaan membaca yang tumbuh sejak kecil selain baik untuk perkembangan otaknya juga membuat anak bisa lebih berpikir rasional dan lebih mampu mengendalikan diri. Intinya, kebiasaan membaca sejak kecil akan memperkaya wawasan anak yang bermuara pada jati diri manusia yang lebih berkualitas. Semakin dini seorang anak membaca akan memupuk kebiasaan dan kecintaannya pada kegiatan membaca.


Beberapa penelitian menyebutkan megapa anak harus diajarkan membaca sejak mereka bayi.

1. "Hiperaktivitas" seorang anak usia 2-3 tahun ternyata diakibatkan oleh kehausan akan pengetahuan.

Jadi orangtua sebaiknya memberikan kesempatan pada si kecil untuk memuaskan rasa dahaga itu. Bapak-Ibu juga harus memahami bahwa menaruh si kecil pada boks bayi sepanjang hari akan sangat menghambat kemampuan si kecil mengeksplorasi lingkungannya. Boks akan mebatasi bayi untuk mengenal lingkungannya. Juga membatasi pertumbuhan syaraf otaknya karena membatasi gerakannya, seperti merayap, merangkak, berguling-guling – yang merupakan suatu proses penting bagi pertumbuhan anak yang normal. Kita berpikir, menempatkan si kecil di boks adalah upaya melindungi dirnya dari bahaya yang mengancamnya, seperti menyentuh kabel listrik atau terjatuh dari tangga. Padahal yang sebenarnya si kecil disimpan dalam boks bayi supaya kita tidak perlu mengawasinya. Jadi, jelaslah menaruhnya di boks sepanjang hari hanya akan menghambat kebebasan anak untuk belajar.

2. Kemampuan anak untuk menyerap informasi pada usia 2-3 tahun tidak pernah akan terulang lagi.

Masa ini adalah periode kehidupan dimana otak anak bagaikan pintu yang terbuka untuk semua informasi. Selama periode ini ia akan menangkap semua informasi. Pada periode ini anak bisa belajar membaca dengan mudah. Itu artinya Anda harus memberinya kesempatan dengan mengajarinya membaca. Ingatlah, otak manusia itu unik, semakin banyak diisi semakin banyak pula yang dapat ditampungnya.

3. Jauh lebih mudah mengajar seorang anak membaca pada usia 2-3 tahun daripada di usia-usia yang lebih tinggi.

Selama periode ini kita harus memuaskan kehausannya akan benda-benda yang ingin ia selidiki. Jadi, jangan menghalangi si kecil untuk belajar. Pada masa-masa periode yang sangat penting bagi masa depan si kecil ini, ajak mereka belajar membaca sehingga terbukalah pintu menuju khazanah ilmu yang begitu kaya dan beragam. Selama tahun-tahun yang tidak dapat diulangi lagi ini, terbentuk intelektualitas si kecil. Minat dan kemampuannya ditentukan selama tahun-tahun ini. Jadi, berikan kepada si kecil setiap kesempatan untuk menambah ilmu pengetahuan yang dia sukai dengan mengajari membaca sejak dini.

4. Anak-anak yang diajarkan membaca pada usia yang sangat muda akan menyerap lebih banyak informasi.

Mereka yang belajar membaca ketika masih sangat muda juga cenderung lebih mudah mengerti dan lebih cepat bisa membaca. Karena anak-anak yang masih sangat muda ini tidak takut membaca dan tidak menganggap membaca sebagai "mata pelajaran". Mereka menganggap membaca sebagai sebuah kegiatan menarik di antara hal-hal menarik lainnya yang membuat hari-hari mereka begitu menyenangkan.

Sumber : nutrisibalitacerdas.com

Label:

posted by Nila @ 05.01  
0 Comments:
Posting Komentar
<< Home
 
About Me

Name: Nila
Home: Madiun, Jawa Timur, Indonesia
About Me: Saya adalah seorang ibu dan sesungguhnya anak-anak saya kelak akan menjadi orang yang memperkuat Islam, menolong dan membelanya, bila saya mendidik mereka dengan baik. Kelak mereka akan mendoakan saya dalam shalatnya di penghujung malam.
See my complete profile
Previous Post
Archives
YOUR TITLE HERE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus.

Links
Powered by

BLOGGER